Lelahku
Reruntuhan dinding menghimpit mimpi ku Duri - duri tajam melukai nurani ku Tiupan kata - kata benci mengiris perasaan ku Luka ku tak terbendung Sedih ku tak dapat ku tahan Lelah terasa jiwa ku Bukan juga lelah fisik ku Seolah beban ini tak berhenti mengalir Mengisi setiap sudut kekosongan pikiran ku Ingin ku berteriak tapi mulut ku terbungkam Pedih, sakit, letih semua bercampur menjadi emosi Tak ubah nya seperti merpati yang dibelenggu sayap nya Tak dapat terbang bebas berkelana di angkasa Kau akan tahu rasa nya Saat tak ada lagi kata yang dapat kau lontarkan Saat hati bergemuruh ingin memberontak Namun tak juga kau dapat berkata Karena terbungkam oleh keadaan Biarkan saja Akan ada saat nya Sang waktu lah yang akan menjawab semua Biarkan saja, biarlah Walaupun hati terasa berat Pikiran pun terasa kacau Jiwa - jiwa lelah mu hanya sanggup terdiam Menatap langit malam Serta hembusan angin malam yang dingin Biar lelah mu menjadi doa untuk engkau kelak